1st June, 2012

Sesempurna-sempurnanya gading, pasti ada retaknya.

Demikian juga dengan cintamu.

Bersabarlah.
- Mario Teguh (via marioteguh)

31st May, 2012

Biduknya Telah Tertambat di Pantaimu

posted 2 days ago

Lelaki itu mengurut-urut pelipisnya yang terasa berdenyut. Pertemuannya kemarin dengan hujan menyisakan rasa sakit di dada dan kepalanya. Gadis itu masih saja merindukan matahari, itu sungguh menyesakkan.

**

“Tahukah rasanya? sesak itu muncul bukan karena perasaan yang tak berbalas, bukan karena kehilangan yang besar, tetapi karena membayangkan orang yang kamu sayangi harus merasakan sesak dan sakit. Itu rasanya lebih menyakitkan dari sekedar cinta sebelah pihak. “

Hujan, aku merasakan kesedihanmu. Ketika beberapa waktu lalu aku melontarkan pertanyaan padamu, yang membuat sebuah lubang besar di hatiku semakin besar. Kesedihanmu.. adalah hal yang paling membuatku terluka.

“kenapa sampai saat ini kamu masih menyayanginya?” jelas. Dan menyakitkan. Entah..

Gadis itu menoleh, melihat sorot mata putus asa di mata sahabatnya. Ia tahu perasaan lelaki itu, ia tahu seperti apa rasanya menjadi seseorang yang mencintai tanpa dicintai.

Matanya berkaca, mengalihkan pandangan pada rerintik hujan yang kian gerimis di hatinya. “ketika membayangkan ia kesepian, ketika membayangkan ia sendirian, ketika membayangkan ia tak punya tempat cerita seperti aku. Ketika sadar ia selalu sendirian dan memendam semua lukanya sendiri. Aku, lebih sedih lagi. Aku, lebih sakit lagi. Dan aku tak bisa berhenti untuk peduli padanya dan berhenti merindukannya. Aku ingin membahagiakannya, tapi sadar apa yang kupunya tak cukup untuk membahagiakannya. Aku sedih dan merasa tak bisa berbuat apa-apa untuk orang yang paling berarti untukku. Ketika aku menyadari semua itu, aku sadar.. aku tak bisa berhenti menyayanginya. Aku tak boleh berhenti menemaninya meski dalam arti kata yang entah apa maknanya. Bahwa aku selalu ada meski tak di sampingnya, bahwa aku selalu menyayanginya meski ia sedemikian rupa mengusirku dari kehidupannya, aku selalu ada sedalam apapun ia melukaiku. Aku tahu, sangat tahu rasanya kesepian, rasanya sedih yang begitu dalam sampai tak tahu lagi apa yang harus diperbuat. Aku yang memiliki seseorang yang bisa mendengarkanku saja merasakan sakitnya sampai tak kuasa menampungnya sendiri, lalu bagaimana dengan dia?yang selalu sendirian memendam semuanya!”

Meski tak ada air mata, aku tahu hatinya menangis dan menjerit. Dan seketika aku membayangkan berada di posisinya saat ini. Aku tahu, posisi kita sama. Perasaan kita sama, meski untuk seseorang yang berbeda.

“tapi kesepian dan kesedihannya, itu bukan kesalahanmu. Itu pilihannya.”

“lalu setelah mengetahui pilihannya, apakah kamu akan dengan mudah meninggalkan orang yang paling penting bagimu?orang yang kebahagiaannya bisa membuatmu merasa cukup?bisakah kamu meninggalkannya?mampukah kamu untuk sekedar berhenti menyayanginya?” gadis itu balik bertanya. Seakan tahu apa isi hatiku dan ingin membuatku mengerti mengapa ia masih saja merindukan mentari.

“tidak.” Bisikku parau. Karena akupun tak mungkin meninggalkanmu jika tahu kamu tak bahagia.

Gadis itu mengangguk pada angin. Air matanya meleleh.

Begitu lelah sudah kuharus menepi
Biduk telah ditambatkan berlabuh di pantaimu
Sisi ruang batinku hampa rindukan pagi
Tercipta nelangsa merenggut sukma
Terwujud keinginan yang tak pernah terwujud
Aku tak bisa pindah, pindah ke lain hati
Pindah ke lain hati
Pindah ke lain hati*

Matahari, jangkarnya telah menyelam ke dasar hatimu. Ia tak bisa menariknya lagi dan tak bisa kembali melanjutkan perjalanannya untuk berlayar ke pantai lain. Ia sudah tak mampu. Ia sudah berlabuh, dan kapalnya telah karam di pantaimu. Ia terjebak di sana. Tahukah kamu?

seperti aku yang telah terjebak di pantainya.

*Kla Project - Tak Bisa Ke Lain Hati

(Source: khadimulquran)


If the heart is filled with the rememberance of Allah, shaitan has no room to get in.
- Nouman Ali Khan (via prayingforabrighterday)
» SHINE of RAIN: Tentang Lukamu

cahayarul:

Pernahkah kau demikian terluka hingga kata-kata tak mampu mengutarakan semua rasa dan ianya tinggal kerdip seperti lampu kehabisan bahan bakar?

Pernahkah kau demikian ingin menjerit hingga suara menghilang dan dadamu meledak tapi yang keluar hanya rintih dan kelu yang tak pernah menyuarakan…

30th May, 2012

Katakanlah kali ini adalah milikNya Allah yang akan kembali kepadaNya kapan dan dimana saja
dan berdoalah mohon ampunan atas semua kesalahan agar mendapat keridhoan dan pertolonganNya.
- tashiru

Jejak

posted 3 days ago

 

‘Aku benci hujan’

kata-kata itu terpampang di layar datar telepon genggamku. Aku sangat terkejut dengan sebuah pesan singkat itu. Aku yang begitu mencintai hujan, harus membaca pesan seperti itu dari orang yang paling penting bagiku.

‘kenapa?’ tanyaku.

‘di sana tadi kamu bilang sedang gerimis kan?’

‘iya, lalu?’

‘kamu tahu, setiap kali hujan turun di tempatmu, kamu selalu lama membalas pesanku, atau bahkan kamu lupa membalasnya. karena apa?karena setiap kali hujan turun kamu langsung diam dekat jendela dan memandang hujan sampai hujan reda. kamu tahu, aku selalu merasa tersisihkan oleh ‘hujan’, sebuah benda yang tak hidup. kamu lebih rela mengabaikanku ketimbang mengabaikannya.’


Aku terdiam sejenak, kaget membaca penjelasannya. aku tak pernah menyadarinya. benarkah ketika hujan aku mengabaikannya?

‘kamu cemburu..pada hujan?’ tanyaku tak percaya.

‘terserah.’

Hatiku mencelos. Ia marah. dan selalu seperti ini rasanya tiap kali ia marah padaku.

‘Maaf..aku sungguh tak menyadari. Maafkan aku.’

‘soal cinta luar biasa lama-lama bisa gila, siapa yang tahu pasti’*

’?’

‘iya aku semakin gila, mencintai kamu yang mencintai hujan’

‘hei hei..tentu itu beda’

‘apa bedanya?jika hujan masih sangat superior di hati dan pikiranmu.’

Aku menghela nafas lalu menghembuskannya. ‘Maaf..’

‘Maaf?Maaf apa?Maaf kalau kamu memang lebih memilih hujan daripada aku?’

‘Bukan, bukan begitu. Maaf aku tak menyadari aku jadi seperti itu ketika hujan turun.. terima kasih karena telah sangat mengenalku. Hujan hanya kesukaanku, ia superior dalam porsi lain. Mencintai hujan dan mencintai kamu adalah dua hal yang berbeda. Aku tak mau memiliki hujan, tapi aku ingin memilikimu. Ingatkan aku jika aku mulai mengabaikanmu lagi, ajari aku mencintaimu dengan lebih baik, tolong bimbing aku dengan sabar.’

‘kalau kamu sudah bilang begitu, aku mau bilang apa lagi..

tahu kamu sedih, aku lebih sedih lagi. Aku juga minta maaf, kecemburuanku sangat kekanakan..’

***

dan kini semua jejakmu tertinggal diantara rintikkan hujan. Aku tak lagi dapat melihatmu karena kamu telah memilih pergi. Apakah karena hujan kamu memilih untuk meninggalkan aku?sebenci itukah kamu padaku yang menyukai hujan?Aku hanya mengagumi hujan, tak mengertikah setelah kukatakan berkali-kali padamu?Aku bukan orang gila yang begitu terobsesi dengan hujan seakan bisa memilikinya.

jejaknya telah membekas di hati yang terdalam, entah kapan jejak itu terhapuskan..

So if I did something wrong please tell me, I wanna understand.
Cos I don’t want this love to ever end.*

 

*Budi - Doremi

*Blue - If You Come Back

..bukan hanya cinta yang sesaat terus menghilang bila hasrat t’lah usai..
- Reza

27th May, 2012


Lately I’ve been trying To fill up my days since you’re gone. The speed of love is blinding, And I didn’t know how to hold on. My mind won’t clear. I’m out of tears. My heart’s got no room left inside. 

Richard Max - Untill I Found You Again

Lately I’ve been trying 
To fill up my days since you’re gone. 
The speed of love is blinding, 
And I didn’t know how to hold on. 
My mind won’t clear. 
I’m out of tears. 
My heart’s got no room left inside. 

Richard Max - Untill I Found You Again


And at last I see the light
And it’s like the fog is lifted
And at last I see the light
And it’s like the sky is new
And it’s warm and real and bright
And the world has somehow shifted
All at once, everything is different
Now that I see you, now that I see you

Read more: http://artists.letssingit.com/mandy-moore-lyrics-i-see-the-light-feat-zachary-levi-kd8cftk#ixzz1OmgfXvMI 
LetsSingIt - Your favorite Music Community

 

Copyright © 2009 sehabis gerimis All rights reserved.
TumbleDesk Theme by Dave & Laptop Geek.